Rumusan Masalah Penelitian dan Signifikansi Masalah Penelitian

Rumusan Masalah Penelitian - Timbulnya permasalahan penelitian jika terdapat “kesenjangan antara  teori (what should be) dengan kenyataan yang ditemui (what is).  Berikut ini Signifikasi masalah penelitian:
  • Perumusan masalah adalah langkah awal yang menjadi penentu untuk seorang penyusun mata rantai metodologi selanjutnya. Perumusan masalah merupakan sebuah petunjuk untuk kerangka teoritis yang dikembangkan dalam penyusunan hipotesis, termasuk juga tentang bagaimana dikembangkannya sebuah hipotesa. Selain itu juga memberikan petunjuk atau arah perumusan hipotesa. Memberikan arah dalam operasionalisasi hipotesis penelitian, dengan begitu akan memperjelas variabel-variabel penelitian. Perumusan masalah juga memberikan petunjuk mengenai perancangan penelitian yang akan digunakan, baik yang terkait pada populasi atau subyek penelitian,  sampai pengembangan metode atau pemilihan instrumen atau alat yang dipakai untuk mengukur penelitian.
  • Melalui perumusan penelitian yang baik, maka peneliti bisa mengetahui “prognosis” penelitian yang akan dikerjakan. Apakan sebuah penelitian tersebut bisa berjalan dengna lancar atau ada kendala.
  • Dengan merumuskan masalah bisa diketahui konfirmasi  kesesuaian judul dan tujuan penelitian yang  telah ditetapkan.
  • Dengan perumusan masalah bisa diketahui seberapa jauh penelitian dilakukan berhubungan dengan orisinal serta bobot.
Rumusan Masalah Penelitian dan Signifikansi Masalah Penelitian

Terdapat beberapa kriteria perumusan masalah yang adekuat, yang menyangkut 3 aspek, aspek tersebut adalah:  aspek substansi, aspek formulasi, aspek teknis.

Dalam aspek substansi atau yang disebut isi permasalahan terdapat 2 hal yang  perlu untuk diperhatikan, yaitu: masalah nilai kegunaan atau bobot  dan masalah orisinalitas.
  • Masalah nilai kegunaan atau bobot. Bobot maslalah atau aktualitas setidaknya bisa didekati dengan cara melihat kegunaan atau manfaat 3 hal yaitu: apakah terjawabnya permasalahan, penelitian memiliki arti untuk perkembangan kegunaan teoritik atau substansi ilmu, penelitian mempunyai kegunaan praktis dan memiliki arti untuk perkembangan metodologis.
  • Masalah orisinalitas penelitian itu maksudnya suatu permasalahan penelitian yang belum terjawab teori ataupun penelitian yang sudah pernah dilakukan.

Tentang aspek formulasi rumusan masalah penelitian terdapat 2 hal yaitu:
  1. Hendaknya rumusan masalah penelitian diajukan dalam bentuk pernyataan yang akurat, tajam dan jelas, menyangkut inti dari suatu permasalahan yang dihendaki.
  2. Rumusan mempermasalahkan hubungan antara 2 variabel atau lebih, tetapi kriteria ini sifatnya tidak mutlak.

Dari segi teknis, butuh diperhatikan masalah layaknya suatu penelitian tersebut. Maksudnya yaitu apakah mungkin sebuah permasalahan yang dirumuskan bisa terjawab secara empirik,  sehingga dalam menjawab pertanyaan tersebut dibutuhkan pertimbangan-pertimbangan berikut ini:
  • Pertimbangan peneliti, maksudnya yaitu tentang bekal pengetahuan dasar yang berhubungan dengan objek penelitian yang dijalani, terdapat motivasi, adanya waktu yang memadai, serta keterampilan peneliti.
  • Pertimbangan metodologi, artinya yaitu sejauh manakah pemahaman secara teoritik serta kemampuan dalam bidang metodologi  yang telah dikuasai oleh seorang peneliti.
  • Pertimbangan adanya prasarana atau fasilitas penelitian, yang terdiri dari bahan, peralatan, biaya dan lain-lain.

Tetapi dalam perumusan masalah perlu untuk diperhatikan yaitu sering terjadinya beberapa kesalahan, yang bisa membuat permasalahan dalam penelitian sulit untuk dipecahkan, diantaranya yaitu: masalah yang terlalu luas, masalah yang terlalu sempit, dan masalah yang mengandung prasangka, emosi serta usnur-unsur yang bukan ilmiah.

Signifikasi Masalah Penelitian
  • Rumusan masalah penelitian adalah langkah awal di dalam penyusunan matarantai metodologi selanjutnya. (dasar penyusunan hipotesis, rancangan penelitian yang digunakan, sampel, populasi, teknik analisa data dan instrumen pengumpulan data).
  • Melalui rumusan masalah maka peneliti bisa mengetahi  “prognosis”, yaitu apakah penelitian yang dikerjakan bisa berjalan dengan lancar ataukah tidak, memperkirakan kendala atau hambatan dalam menjalankan penelitian.
  • Dasar dalam melakukan konfirmasi pada kesesuaian judul serta tujuan dalam penelitian.
  • Dasar dalam mengetahui nilai guna atau bobot serta tingkat orisinilitas suatu penelitian.
Itulah penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang Rumusan Masalah Masalah Penelitian dan Signifikansi Masalah Penelitian, semoga dapat memberikan manfaat.

Artikel Terkait