Model Analisis Isi dan Analisis Domain

Pembahasan kali ini kami akan membahas tentang Model Analisis Isi dan Analisis Domain. Bagi yang belum tahu silahkan simak penjelasannya sebagai berikut ini. Silahkan dipahami dengan baik ya.

Model Analisis Isi atau Content Analysis
Analisis isi atau content analysis bermula dari anggapan dasar dari ilmu-ilmu sosial kalau studi mengenai proses dan isi komunikasi merupakan dasar studi ilmu-ilmu sosial. Syarat analisis isi/ content analysis yaitu: obyektivitas, pendekatan sistemmatik dan juga generalisasi. 

Content Analysis secara teknik meliputi upaya-upaya klasifikasi lambang-lambang yang digunakan dalam komunikasi, memakai kriterian dan klasifikasi, memakai teknik analisis tertentu dalam menyusun prediksi. Content Analysis sering kali dipakai untik analisis-analisis verifikasi.
Model Analisis Isi dan Analisis Domain

Model Analisis Domain (Domain Analysis)
Analisis domain dipakai dalam melakukan analisis gambaran suatu objek penelitian tingkat permukaan atau secara umum, tetapi relatif utuh mengenai objek penelitian tersebut. Biasanya teknik analisis domain dipakai dalam penelitian yang tujuannya adalah eksplorasi. Maksudnya hasil penelitian tersebut hanya ditargetkan untuk mendapatkan gambaran selengkapnya/ seutuhnya dari suatu objek yang diteliti, tanpa perlu dirincikan secara rinci unsur-unsur yang terdapat dalam keutuhan objek yan diteliti tersebut.

Contohnya orang yang melakukan penelitian menganalisis suatu lembaga sosial, maka kategori simbolik atau domain dari lembaga sosial yaitu: keluarga, rumah sakit, organisasi kepemuddaan, pesantren, perguruan tinggi. Domain dari pesantren terdiri atas: Kyai, guru, santri, juru masak dan lain-lain.

Di bawah ini adalah hubungan semantik yang sifatnya universal dalam analisis domain menurut Spredly:

Hubungan Semantik
Bentuk Hubungan
Contoh
Jenis (Strict Inclution)
X adalah jenis dari Y
Tukang batu adalah sejenis tukang kasar
Ruang (Spatial)
X adalah bagian dari Y
Komputer adalah bagian dari ruangan lab. Komputer
Sebab-Akibat (Cause-effect)
X adalah akibat dari Y
Menangis adalah akibat dari perasaan sedih
Y menjadi penyebab dari X
Kesedihan menyebabkan orang menangis
Rasional/ Alasan (Rationale)
X merupakan alasan melakukan Y
Kemiskinan merupakan alasan mencuri
Lokasi kegiatan (Location for Action)
X merupakan tempat berlangsungnya Y
Kampus merupakan tempat berlangsungnya perkuliahan
Cara ketujuan (Means- End)
X merupakan cara untuk mencapai atau melakukan Y
Bekerja merupakan cara untuk memperoleh  uang
Fungsi (Function)
X digunakan untuk Y
Komputer digunakan untuk menyimpan file
Urutan/ Tahap (Sequence)
X adalah langkah-langkah melakukan Y
Pernikahan merupakan tahap kehidupan berumah tangga
Atribut (Atribution)
X merupakan atribut atau karakteristik dari Y
Mobil mewah merupakan atribut dari kekayaan seseorang

Terdapat 6 langkah dalam analisis domain menurut Spredly yaitu:
  • Menentukan pola hubungan semantik tertentu atas dasar fakta atau informasi yang telah tersedia di catatan harian peneliti lapangan.
  • Mempersiapkan kerja analisis domain.
  • Menentukan kesamaan data dari catatan harian peneliti lapangan.
  • Melakukan pencarian konsep induk serta kategori simbolis dari domain tertentu yang ada kesesuaian dengan pola hubungan semantik.
  • Menyusun daftar secara keseluruhan domain dari semua data yang tersedia.

Itulah penjelasan yang dapat kami berikan tentang Model Analisis Isi dan Analisis Domain, semoga dengan penjelasan tersebut dapat menambah wawasan kita. Baca juga artikel tentang: Jenis dan Teknik atau Metode Pengumpulan Data.

Artikel Terkait