Pengertian Hipotesis Penelitian

Pengertian Hipotesis Penelitian - Dalam sebuah penelitian tentunya kita akan menemui istilah "Hipotesis" atau Hipotesa. Apa yang dimaksud Hipotesis Penelitian itu? Hipotesis penelitian adalah jawaban sementara atau dugaan sementara dari permasalah penelitian.
Hipotesis memiliki kegunaan-kegunaan diantaranya yaitu:
  1. Menunjukan arah penelitian yang akan dijalankan.
  2. Untuk alat melokalisasikan fenomena atau kejadian, dan menuntun cara mengidentifikasi variabel yang diperlukan untuk menjawab masalah penelitian.
  3. Untuk dasar atau petunjuk di dalam menentukan sampel, metode serta alat pengukuran data.
  4. Untuk dasar menetapkan cara/ teknik pengolahan data serta menganalisis data.

Pengertian Hipotesis Penelitian

Hipotesis merupakan penjelasan sementara gejala-gejala, tingkah laku atau suatu kejadian tertentu yang sudah terjadi atau yang mau terjadi. Selain itu hipotesis juga dapat berupa jawaban sementara, dugaan sementara masalah penelitian. Terdapat karakteristik-karakteristik hipotesis yang baik, berikut ini adalah karakteristik yang baik tersebut.
  • Bisa diteliti.
  • Dapat menunjukan hubungan antar variabel-variabel.
  • Bisa diuji.
  • Mengikuti penemuan penelitian yang terdahulu.
Dalam penelitian hipotesis mempunyai beberapa fungsi yaitu:
  • Dalam memulai penelitian hipotesis membimbing pikiran peneliti.
  • Hipotesis menentukan prosedur atau tahapan penelitian.
  • Hipotesis membantu menentukan format dalam penyajian, analisis, serta menafsirkan data penelitian.
Dilihat dari bentuk-bentuknya atau segi tipe-tipenya, hipotesis dibagi menjadi berikut ini:
  1. Hipotesis nol, mempunyai arti tidak tidak ada interaksi, tidak ada hubungan, tidak ada pengaruh serta tidak terdapat perbedaan.
  2. Hipotesis alternatif, merupakan pernyataan yang operasional dari hipotesis penelitian. Hipotesis alternatif bisa disebut hipotesis krja yang memberi pernyataan adanya hubungan, pengaruh, dan perbedaan antar variabel. Berdasarkan teori hipotesis alternatif disebut hipotesis dedkutif, sedangkan berdasarkan pengamatan disebut hipotesis induktif.
  3. Hipotesis non-directional, merupakan hpotesis yang tidak menunjukan searah.
  4. Hipotesis directional, hipotesis yang menunjukan perbedaan atau pengaruh.
Terdapat 5 kriteria di dalam membuat formulasi hipotesis yaitu:
  1. Rumusan yang berupa kalimat deklaratif yang menjawab masalah penelitian.
  2. Rumusan mengekspresikan jenis hubungan antar 2 variabel atau lebih.
  3. Mengandung istilah operasional, yaktni memberikan kemungkinan untuk dilakukan pembuktian secara empiric. Kelayakan pembuktian secara praktis ditentukan adanya: keterujian korelasi (provable), keterukuran variabel (measurable).
  4. Berhubungan dengan teori yang sudah mapan, atau berhubungan dengan hasil penelitian yang ada sebelumnya.
  5. Memiliki cakupan yang cukup, tidak terlalu luas atau umum dan tidak terlalu spesifik atau sempit.
Itulah uraian singkat dari kami tentang Pengertian Hipotesis Penelitian, semoga bisa memberikan manfaat buat kalian.

Artikel Terkait